Pages

Rabu, 09 November 2011

contoh paragraf klasifikasi


HOMESCHOOLING

        Pendidikan adalah suatu hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang. Pendidikan bisa dilakukan dengan cara formal maupun informal. Salah satu pendidikan yang dilakukan secara informal adalah homeschooling. Homeschooling adalah sekolah yang diadakan di rumah. Meski disebut homeschoooling, tidak berarti anak akan terus menerus belajar di rumah, tetapi anak-anak bisa belajar di mana saja dan kapan saja asal situasi dan kondisinya benar-benar nyaman dan menyenangkan seperti layaknya berada dirumah.  Keunggulan secara individual inilah yang memberi makna bagi terintegrasinya mata pelajaran kepada peserta didik. Ada beberapa klasifikasi format homeschooling, yaitu: homeschooling tunggal, homeschooling majemuk, dan komunitas homeschooling.
        Homeschooling tunggal dilaksanakan oleh orangtua dalam satu keluarga tanpa bergabung dengan lainnya karena hal tertentu atau karena lokasi yang berjauhan. Kekurangan dari homeschooling tunggal diantaranya adalah sulitnya memperoleh dukungan/tempat bertanya, berbagi dan berbanding keberhasilan, kurang tempat sosialisasi untuk mengekspresikan diri sebagai syarat pendewasaan, dan orang tua harus melakukan penilaian hasil pendidikan dan mengusahakan penyetaraannya.
        Homeschooling majemuk dilaksanakan oleh dua atau lebih keluarga untuk kegiatan tertentu sementara kegiatan pokok tetap dilaksanakan oleh orangtua masing-masing. Contohnya kurikulum dari Konsorsium, kegiatan olahraga (misalnya keluarga atlit tennis), keahlian musik/seni, kegiatan sosial dan lain-lain. Kekurangan dari homeschooling majemuk diantaranya adalah perlu ahli dalam bidang tertentu walaupun “kehadiran” orang tua harus tetap ada, anak-anak dengan keahlian/kegiatan khusus harus menyesuaikan/menerima lingkungan lainnya dengan dan menerima “perbedaan-perbedaan” lainnya sebagai proses pembentukan jati diri, dan orang tua masing-masing penyelenggara homeschooling harus menyelenggarakan sendiri penyetaraannya
         Komunitas homeschooling adalah gabungan beberapa homeschooling majemuk yang menyusun dan menentukan silabus, bahan ajar, kegiatan pokok (olah raga, musik/seni dan bahasa), sarana/prasarana dan jadwal pembelajaran. Kekuranga dari komunitas homeschooling adalah perlunya kompromi dan fleksibilitas jadwal, suasana, fasilitas dan kegiatan tertentu yang dapat dilaksanakan bersama-sama, perlunya pengawasan yang professional sehingga diperlukan keahlian dalam bidang tertentu walaupun “kehadiran” orang tua harus tetap ada, dan anak-anak dengan keahlian atau kegiatan khusus harus juga bisa menyesuaikan dengan lingkungan lainnya dan menerima “perbedaan-perbedaan” lainnya sebagai proses pembentukan jati diri
         Homeschooling adalah salah satu cara yang tepat bagi orang tua yang kurang memperhatikan anaknya dalam bidang pendidikan. Pendidikan tidak harus dilakukan dalam lingkungan formal namun juga bisa dilakukan dalam lingkungan informal. Yang terpenting adalah anak bisa merasa nyaman dalam melakukan pendidikan tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar